Yah, sudah hampir satu bulan gw nggak ngeblog, bukan karna bosen sih, tetapi ada kesibukan yang nggak bisa dan juga nggak boleh gw tinggalkan. Sehingga untuk bisa ngeblog lagi pas sewaktu ada waktu luang azza, contohnya yah kayak ini nih :D .

Masih tentang persoalan komputer, tepatnya komputer, kali ini kita berbicara tentang Linux mulai dari hal-hal yang mendasar, salah satunya adalah seputar “Shell”.

Shell (bash command)

Shell adalah sebuah program yang membaca input standar yaitu keyboard. Ketika kita mengetikkan sesuatu di keyboard maka shell akan menafsirkan apa yang kita ketikkan. Sebagai contoh apabila kita ketikkan ls pada shell dan ls ternyata merupakan program yang dapat di eksekusi maka shell akan menjalankan program tersebut.

Umpama :

hendry@kompie:~$ ls
test
hendry@drutz:~$ wordpress
bash: wordpress: command not found
hendry@kompie:~$

Kita dapat melihat bahwa ketika ls kita ketikkan maka program ls (sama dengan koman “dir”) dijalankan, sedangkan apabila kita jalankan perintah “wordpress” dan karena memang tidak ada program “wordpress” maka shell tidak dapat mengeksekusinya, kurang lebih begitu.

Jenis-jenis shell

Jenis shell yang digunakan di unix maupun linux banyak macamnya, tetapi dilihat dari segi kuantitas pemakainya shell yang banyak dipakai adalah sebagai berikut :

  • Bourne shell (sh)
  • C shell (csh)
  • Korn shell (ksh)
  • Bourne Again shell (bash

Yang paling banyak di gunakan adalah bash, dimana bash ini merupakan pengembangan dari sh dan ksh. Mayoritas distribusi linux saat ini menggunakan bash sebagai default shell-nya.

Cukup sampai di sini azza dulu, di waktu mendatang kita ulas lagi seputar si manis Tux ini :D .